Guru Bersertifikat Pendidik Terancam Tidak Tentu Mendapatkan Tunjangan Profesi Guru

Guru Bersertifikat Pendidik (Guru Sertifikasi) Terancam Tidak Tentu Mendapatkan Tunjangan Profesi Guru- Bunyi Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang guru pasal 17: Guru Tetap pemegang Sertifikat Pendidik berhak mendapatkan tunjangan profesi apabila mengajar di satuan pendidikan yang rasio minimal jumlah peserta didik terhadap Gurunya sebagai berikut:
a. untuk TK, RA, atau yang sederajat 15:1;
b. untuk SD atau yang sederajat 20:1;
c. untuk MI atau yang sederajat 15:1;
d. untuk SMP atau yang sederajat 20:1;
e. untuk MTs atau yang sederajat 15:1;
f. untuk SMA atau yang sederajat 20:1;
g. untuk MA atau yang sederajat 15:1;
h. untuk SMK atau yang sederajat 15:1; dan
i. untuk MAK atau yang sederajat 12:1.


Jika PP Nomor 74 tahun 2008 pasl 17 tersebut sudah mulai diberlakukan ( infonya sih mulai tahun pelajaran 2016/2017 ), maka bisa terjadi guru yang sudah sertifikasi ( bersertifikat pendidik) ada yang terancam tidak menerima tunjangan profesi guru.

Dampak negatif yang mungkin muncul akibat PP Nomor 74 tahun 2008 pasal 17
  • demi tunjangan sertifikasi guru, guru hanya berebut kelas yang jumlah siswanya memenuhi syarat untuk mencairkan tunjangan profesi
  • guru yang lebih profesional tidak tentu mengajar sesuai dengan kompetensinya
  • hak siswa bisa terabaikan
  • situasi sekolah kurang kondusif
Semoga dampak negatif tersebut tidak terjadi. Sehingga yang terjadi adalah guru lebih profesional.

Demikian tentang  Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang guru pasal 17.
Pembaca yang budiman, jika Anda merasa bahwa artikel di Website Pendidikan ini bermanfaat, silakan berbagi di media sosial lewat tombol share di bawah ini:

Website Pendidikan

Info Pendidikan dan Dapodik

 
Home- Daftar Isi - Sitemap 1- Sitemap 2- Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top