4/29/2016

Pedoman Pelaksanaan Upacara Hardiknas 2016

Download Pedoman Pelaksanaan Upacara Bendera Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) Tahun 2016_ A. Latar Belakang. Ditetapkannya tanggal 2 Mei sebagal Hari Pendidikan Nasional oleh pemerintah Republik Indonesia melalui Keppres RI Nomor 316 Tahun 1959, merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah akan pentingnya pendidikan di negeri ini. Penetapan Hari Pendidikan Nasional dilatarbelakangi oleh sosok yang memiliki jasa luar biasa di dunia pendidikan kita, Ki Hadjar Dewantara, yang lahir pada tanggal 2 Mei 1889.
Pedoman Pelaksanaan Upacara Hardiknas 2016

Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan setiap tanggal 2 Mei tidak semata-mata dimaksudkan untuk mengenang hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara selaku Bapak Perintis Pendidikan Nasional, namun lebih merupakan sebuah momentum untuk kembali menumbuhkan rasa paatriotisme dan nasionalisme pada seluruh insan pendidlkan.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan menetapkan pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Hal ini dimaksudkan agar semua insan pendidikan mengingat kembali filosofi dari nilai perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam menegakkan pondasi pendidikan di Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut, untuk keseragaman dan tertibnya penyelenggaraan upacara bendera dalam rangka peringatan hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 ini, perlu diterbitkan pedoman pelaksanaan upacara bendera.

B. Tujuan, Sasaran, dan Tema 

1. Tujuan Memperkuat komitmen seluruh insan pendidikan akan penting dan strategisnya pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa; Mengingatkan kembali kepada seluruh insan pendidikan akan filosofi perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam meletakkan dasar dan arah pendidikan bangsa; Meningkatkan rasa nasionalisme di kalangan insan pendidikan.

2. Sasaran Semua insan pendidikan antara lain; pemangku kepentingan dan karyawan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan baik di pusat maupun di daerah; pemangku kepentingan dan karyawan di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi; Kementerian Agama; Kantor Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri; pemerintahan daerah; satuan pendidikan; serta institusi penyelenggara pendidikan.

3. Tema Tema pehngatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 adalah "Nyalakan Pelita, Terangkan Cita-Cita".

C. Pelaksanaan upacara Bendera 
Berikut ini kami sampaikan pedoman pelaksanaan upacara bendera Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016:
1. Pusat
a. Kantor Pusat Kementerian Penddidikan dan Kebudayaan 

1) Pembina Upacara : Menteri Pendidikan dan Kebulayaan 
2) Waktu dan Tempat 
  • Hari, Tanggal : Senin. 2 Mei 2016
  • Pukul : 08.00 WIB
  • Tempat : Halaman Kantor Pusat Kemendikbud
3) Undangan dan Peserta Upacara
  • Para Pejabat di lingkungan Kemdikbud dan undangan lainnya;
  • Barisan pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  • Barisan Kepala Sekolah dan Guru
  • Barisan Siswa/i Sekolah Dasar (SD)
  • Barisan Siswa/i Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  • Bartisan Siswa/i Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK); - 
  • Barisan Siswa Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK)
  • Barisan Siswa Pusat Kegialan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Pakelt A, B, C
  • Barisan Patroli Keamanan Sekolah (PKS)
  • Barisan Palang Merah Remaja (PMR)
  • Barisan Pramuka
  • Paduan Suara Siswa/i SMP dan SMA
  • Pennerima Satyalancana Karya Satya
  • Barisan Satuan Pengamanan Kemendikbud
4) Pakaian
  • Pembina Upacara mengenakan pakaian adat/tradisional disesuaikan dengan norma kepantasan
  • Para undangan mengenakan pakaian adat/tradisional/batik lengan panjang
  • Penerima Satyalancana Karya Satya pria mengenakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL) sedangkan wanita mengenakan pakaian nasional
  • Pejabat, pegawai, kepala sekotah, guru, dan siswa mengenakan pakaian adat/tradisional disesuaikan dengan norma kepantasan
  • Pasukan Pengibar Bendera dan petugas upacara lainnya mengenakan pakaian dinas upacara sesuai dengan ketentuan.

5) Susunan Acara
  • Pembina upacara memasuki lapangan upacara
  • Penghormatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
  • Laporan pemimpin upacara
  • Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya (diiringi korsik)
  • Mengheningkan Ciph dipiman oleh pembina upacara
  • Pembacaan teks Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara
  • Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  • Pembacaan Keputusan Presiden R.I. tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
  • Penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
  • Amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
  • Menyanyikan lagu Walib Belajar (Cipt. RN Sutarrnas/H. Winarno) oleh paduan suara
  • Pembacaan Do'a
  • Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara
  • Penghorrnatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
  • Pembina Upacara meninggalkan tempat upacara
  • Upacara Bendera selesai, barisan dibubarkan. 

6) Unit kerja di luar kompleks kantor pusat Kemendikbud Senayan, menyelenggarakan upacara bendera di unit masing-masing dengan pembina upacara pimpinan unit kerja yang bersangkutan atau pejabat yang ditunjuk sesuai dengan pedoman pelaksanaan upacara bendera yang telah ditetapkan. 

b. Kantor Pusat Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Pelaksanaan upacara di kantor Kementerian Riset, TeknoIogi, dan Pendidikan Tinggi, jalan MH. Thamrin no. 8 sesuai dengan kebijakan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

c. Kantor Pusat Kementerian Agama Pelaksanaan upacara di kantor Kementerian Agama, jalan Lapangan Banteng Barat no. 34 Jakarta, sesuai dengan kebijakan Menteri Agama.

2. Luar Negeri 
a. Pembina upacara : Duta Besar atau Kepala Perwakilan RI
b. Waktu upacara : ditentukan oleh Duta Besar atau Kepala Perwakilan RI
c. Tempat upacara : halaman kantor Kedutaan atau Perwakilan RI
d. Undangan dan Peserta Upacara:
  • Duta Besar/Kepala Perwakilan RI selaku pembina upacara
  • Para pejabat di lingkungan kedutaan/kantor perwakilan
  • Masyarakat dan Pelajar Indonesia. 
e. Pakaian Upacara
  • Pembina upacara mengenakan pakaian adat/tradisional Indonesia; 
  • Para undangan mengenakan pakaian adat/tradisional Indonesia/batik lengan panjang atau kebiasaan berpakaian di negara bersangkutan; 
  • Penerima Satyalancana Karya Satya pria mengenakan Pakaian Sipil  Lengkap (PSL) sedangkan wanita mengenakan pakaian nasional (jika ada); 
  • Masyarakat dan pelajar pakaian adat/tradisional Indonesia/batik lengan panjang.

f. Susunan Acara
  • Pembina upacara memasuki lapangan upacara
  • Penghormatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
  • Laporan pemimpin upacara
  • Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Rayadinyanyikan bersama
  • Mengheningkan Ciph dipiman oleh pembina upacara
  • Pembacaan teks Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara
  • Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  • Pembacaan Keputusan Presiden R.I. tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
  • Penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
  • Pembacaan Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan oleh pembina upacara
  • Menyanyikan lagu Walib Belajar (Cipt. RN Sutarrnas/H. Winarno) oleh paduan suara
  • Pembacaan Do'a
  • Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara
  • Penghorrnatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
  • Pembina Upacara meninggalkan tempat upacara
  • Upacara Bendera selesai, barisan dibubarkan.
3. Daerah 
a. Pembina Upacara : Kepala Daerah
b. Waktu Upacara Pukul 08.00 (waktu setempat)
c. Tampat Upacara Halaman kantor pemerintahan daerah atau tempat lain yangditunjuk
d. Undangan dan Peserta Upacara:
  • Kapala Daerah selaku pembina upacara
  • Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD)
  • Para tokoh masyarakat
  • Kepala dinas pendidikan
  • Kepala kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama
  • Pagawai dinas pendidikan dan Kanwil Kementerian Agama
  • Penerima Satyalancana Karya Satya (jika ada); - 
  • Guru dan siswa dari tingket SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK
  • Mahasiswa dan pemuda
  • Peserta lain yarg ditunjuk oleh Kepala Daerah.
e. Pakaian Upacata
  • Pembina upacara mengenakan pakaian adat/tradisional Indonesia; 
  • Para undangan mengenakan pakaian adat/tradisional Indonesia/batik lengan panjang atau kebiasaan berpakaian di negara bersangkutan; 
  • Penerima Satyalancana Karya Satya pria mengenakan Pakaian SipIl Lengkap (PSL) sedangkan wanita mengenakan pakaian nasional (jika ada);
  • Pejabat, pegawai, kepala sekotah, guru, dan siswa mengenakan pakaian adat/tradisional disesuaikan dengan norma kepantasan
  • Pasukan Pengibar Bendera dan petugas upacara lainnya mengenakan pakaian dinas upacara sesuai dengan ketentuan.
f. Susunan Acara
  • Pembina upacara memasuki lapangan upacara
  • Penghormatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
  • Laporan pemimpin upacara
  • Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Rayadinyanyikan bersama
  • Mengheningkan Ciph dipiman oleh pembina upacara
  • Pembacaan teks Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara
  • Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  • Pembacaan Keputusan Presiden R.I. tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
  • Penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
  • Pembacaan Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan oleh pembina upacara
  • Menyanyikan lagu Walib Belajar (Cipt. RN Sutarrnas/H. Winarno) oleh paduan suara
  • Pembacaan Do'a
  • Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara
  • Penghorrnatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
  • Pembina Upacara meninggalkan tempat upacara
  • Upacara Bendera selesai, barisan dibubarkan.
4. Perguruan Tinggi 
a. Pembina Upacara Pimpinan perguruan tinggi
b. Waktu Upacara Pukul 08 00 (waktu setempat )
c. Tempat Upacara Halaman rektorat alau tempal lain yang ditetapkan oleh pimpinan perguruan tinggi
d. Peserta Upacara
  • Pimpinan perguruan tinggi selaku pembina upacara
  • Para pegawai perguruan tinggi/kopertis
  • Para dosen dan mahasiswa
e. Pakaian Upacara
  • Pembina upacara mengenakan pakaian adat/tradisional disesuaikan dengan norma kepantasan
  • Penerima Satyalancana Karya Satya pria mengenakan Pakaian SipIl Lengkap (PSL) sedangkan wanita mengenakan pakaian nasional (jika ada);
  • Pegawai, dosen, dan mahasiswa mengenakan pakaian adat/tradisional disesuaikan dengan norma kepantasan
f. Susunan Acara
  • Pembina upacara memasuki lapangan upacara
  • Penghormatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
  • Laporan pemimpin upacara
  • Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan bersama
  • Mengheningkan Ciph dipiman oleh pembina upacara
  • Pembacaan teks Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara
  • Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  • Pembacaan Keputusan Presiden R.I. tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
  • Penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
  • Pembacaan Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan oleh pembina upacara
  • Menyanyikan lagu Walib Belajar (Cipt. RN Sutarrnas/H. Winarno) oleh paduan suara
  • Pembacaan Do'a
  • Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara
  • Penghorrnatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
  • Pembina Upacara meninggalkan tempat upacara
  • Upacara Bendera selesai, barisan dibubarkan.
Keterangan : Pelakksanaan upacara bendera di Perguruan Tinggi dapat disesuaikan dengan kebijakan Menteri Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

5. Unit Pelaksana Teknis Kemendikbud
a. PernbIna Upacara : Pimpinan Unit Pelaksana Teknis
b. Waktu Upacara : Pukul 08.00 (waktu setempat)
c. Tempat Upacara : Halaman UPT atau tempat lain yang ditetapkan oleh pimpinan UPT
d. Peserta Upacara
  • Pimpinan UPT seIaku pembina upacara
  • Para pegawai UPT. 
e. Pakaian Upacara
  • Pambina upacara mengenakan pakaian adat/tradisional disesuaikan dengan norma kepantasan
  • Pegawai pakaian adat/tradisional disesuaikan dengan norma kepantasan. 
f. Susunan Acara:
  • Pembina upacara memasuki lapangan upacara
  • Penghormatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
  • Laporan pemimpin upacara
  • Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Rayadinyanyikan bersama
  • Mengheningkan Ciph dipiman oleh pembina upacara
  • Pembacaan teks Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara
  • Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  • Pembacaan Keputusan Presiden R.I. tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
  • Penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
  • Pembacaan Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan oleh pembina upacara
  • Menyanyikan lagu Walib Belajar (Cipt. RN Sutarrnas/H. Winarno) oleh paduan suara
  • Pembacaan Do'a
  • Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara
  • Penghorrnatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
  • Pembina Upacara meninggalkan tempat upacara
  • Upacara Bendera selesai, barisan dibubarkan.
6. Sekolah/Madrasah
a. Pembina Upacara: Kepala Sekolah
b. Waktu Upacara Pukul 08.00 (waktu setempat)
c Tempat Upacara: ditetapkan oleh kepala sekolah
d. Perserta Upacara
  • Kepala sekolah selaku pembina upacara
  • Para kayawan/i sekolah
  • Para guru dan siswa
e. Pakaian Upacara
  • Pembina upacara mengenakan pakaian adat/tradisional disesuaikan dengan norma kepantasan
  • Pegawai sekolah, guru, dan siswa mengenakan pakaian adat/tradisional disesuaikan dengan norma kepantasan
f Susunan Acara
  • Pembina upacara memasuki lapangan upacara
  • Penghormatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
  • Laporan pemimpin upacara
  • Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Rayadinyanyikan bersama
  • Mengheningkan Ciph dipiman oleh pembina upacara
  • Pembacaan teks Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara
  • Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  • Pembacaan Keputusan Presiden R.I. tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
  • Penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya
  • Pembacaan Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan oleh pembina upacara
  • Menyanyikan lagu Walib Belajar (Cipt. RN Sutarrnas/H. Winarno) oleh paduan suara
  • Pembacaan Do'a
  • Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara
  • Penghorrnatan kepada pembina upacara, dipimpin oleh pemimpin upacara
  • Pembina Upacara meninggalkan tempat upacara
  • Upacara Bendera selesai, barisan dibubarkan.
Pedoman Pelaksanaan Upacara Bendera Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) Tahun 2016
Baca juga Naskah Pidato Mendikbud pada Hardiknas Tahun 2016

Demikian tentang Juknis/Juklak/Pedoman Pelaksanaan Upacara Bendera Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) Tahun 2016. Semoga bermanfaat.


Artikel Pilihan

Kepada Yth. Pengunjung blog ini, silakan Anda berkomentar baik berupa pertanyaan, memberi solusi atas pertanyaan teman-teman, ataupun menambah informasi sesuai topik yang sedang dibahas di halaman ini.

Terimakasih atas kunjungan Anda. Semoga artikel di blog ini dapat bermanfaat bagi Anda. Jika Anda berkenan, tolong do'akan kami agar senantiasa diberi kesehatan dan rejeki barokah.

Boleh Copas Asal Sopan

Website Pendidikan

Informasi Terbaru Dunia Pendidikan

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top