4/23/2016

Pemerintah akan Tingkatkan Jumlah Guru Honorer Penerima Tunjangan Guru Non PNS

Pemerintah via Kemdikbud akan Tingkatkan Jumlah Guru Honorer Penerima Tunjangan Guru Non-PNS_Semoga para Guru Honorer yang belum pernah menerima tunjangan guru non-PNS segera mendapatkan kesempatan untuk menerimanya. Pasalnya pada rapat kerja Komisi X DPR dengan Mendikbud selain pembahasan tentang persiapan UN SMP/sederajat, sertifikasi guru, dan program kerja kemdikbud dalam menyambut Hardiknas 2016, pada raker yang dilaksanakan pada Kamis, 21 April 2016 tersebut juga membahas tentang upaya meningkatkan pelatihan guru honorer dan rencana meningkatkan jumlah guru honorer yang akan menerima tunjangan non PNS.

Pemerintah akan Tingkatkan Jumlah Guru Honorer Penerima Tunjangan Guru Non PNS
Dalam raker tersebut Mendikbud Anies Baswedan menegaskan bahwa pemerintah memandang sama guru pegawai negeri sipil (PNS) dan guru honorer. Sebagai bentuk apresiasi kepada guru honorer, Kemendikbud akan meningkatkan jumlah guru honorer yang akan menerima tunjangan guru non-PNS dan meningkatkan pelatihan kepada mereka. "Kita tidak ingin membuat perbedaan (antara guru PNS dan honorer). Mereka sama-sama di ruang kelas, status kepegawaiannya saja yang berbeda. Itu persoalan tersendiri yang harus diselesaikan," katanya.

Namun demikian, lanjut Mendikbud, pertumbuhan jumlah guru honorer dibandingkan guru PNS dan jumlah siswa harus menjadi perhatian serius untuk ditangani. Ia mengatakan, dari tahun 1999/2000 sampai dengan 2014/2015, guru PNS naik 23 persen, siswa tumbuh 17 %, sedangkan jumlah guru honorer naik sangat tinggi yaitu 860 persen. "Guru honorer mengalami lonjakan dari 84 ribu menjadi 812 ribu atau naik 860 persen. Ini  pekerjaan rumah tersendiri yang harus dilihat bersama-sama," tegas Mendikbud.

Ia menuturkan, jika persoalan pengangkatan guru honorer tidak diatur dengan tegas akan terus menjadi masalah yang berkepanjangan. “Karena pengangkatan honorer ada di tingkat operasional yaitu di tingkat kepala sekolah dan kepala dinas," ujar mantan Rektor Universitas Paramadina tersebut.

Mendikbud menambahkan, urusan kepegawaian guru bukan kewenangan Kemendikbud, karena itu hal tersebut harus menjadi perhatian bersama. Kemendikbud yang memiliki potret komposisi guru tersebut harus menyampaikan ke publik agar menjadi catatan bersama. "Sedangkan bagian kami adalah membantu mereka yang ada dalam sistem dengan insentif ekstra dan dengan pembelajaran ekstra," katanya.

Komisi X DPR usulkan agar Syarat Penerima Tunjangan Guru Non-PNS Diperingan
Sejumlah anggota Komisi X DPR mengusulkan agar syarat penerima tunjangan guru non-PNS diperingan. "Saya usul agar syarat jumlah jam mengajar yang 24 jam itu diperingan untuk tunjangan guru non-PNS,
sedangkan kalau sebagai syarat sertifikasi tidak perlu diperingan," kata Elviana, anggota Komisi X. Ferdiansyah,
Baca juga Pengertian Guru Honorer dan Kategorinya
Anggota Komisi X DPR lainnya meminta pemerintah tegas dalam pengangkatan guru honorer sesuai peraturan yang berlaku. "Karena dalam Undang-Undang tentang Aparatur Sipil Negara, tidak ada istilah pegawai honorer," kata Ferdiansyah.Sumber: kemdikbud.go.id
Semoga rencana pemerintah akan meningkatkan jumlah guru honorer yang menerima tunjangan guru non-PNS bisa segera terwujud, mengingat tugas dan kewajiban para guru honorer memang sebenarnya sama dengan para guru PNS seperti yang disampaikan pak Mendikbud Anies Baswedan di atas. Selain itu tak sedikit para guru honorer yang merangkap tugas menjadi Operator Sekolah yakni sebagai operator dapodikdas/dapodikmen. Syukur bagi, pemerintah bisa secara bertahap segera mengangkat para guru honorer menjadi CPNS/PNS. Aamiin.
Artikel Pilihan

Kepada Yth. Pengunjung blog ini, silakan Anda berkomentar baik berupa pertanyaan, memberi solusi atas pertanyaan teman-teman, ataupun menambah informasi sesuai topik yang sedang dibahas di halaman ini.

Terimakasih atas kunjungan Anda. Semoga artikel di blog ini dapat bermanfaat bagi Anda. Jika Anda berkenan, tolong do'akan kami agar senantiasa diberi kesehatan dan rejeki barokah.

Boleh Copas Asal Sopan

Website Pendidikan

Informasi Terbaru Dunia Pendidikan

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top