4/05/2016

Persyaratan Peserta Sertifikasi Guru pola PF/PLPG dan SG-PPG 2016

Syarat-Syarat Penetapan Calon Peserta Sertifikasi Guru pola PF/PLPG dan SG-PPG 2016- Apa sih dasar penetapan calon peserta sertifikasi guru jalur pola PF/PLPG dan SG-PPG?, seperti yang sudah kita ketahui bahwa pelaksanaan sertifikasi guru kemdikbud tahun 2016 diperuntukkan bagi guru berstatus PNS dan Non PNS baik yang TMTnya sebelum tanggal 30 Desember 2015 untuk pola PLPG dan bagi guru yang diangkat dengan TMT 31 Desember 2005 sampai dengan tanggal 31 Desember 2015 untuk pola SG-PPG. Di mana TMT tersebut merupakan syarat utama yang digunakan sebagai dasar penetapan calon peserta sergur tahun 2016.

Persyaratan Peserta Sertifikasi Guru pola PF/PLPG dan SG-PPG 2016

Adapun persyaratan lengkap Sertifikasi Guru jalur PLPG dan SG-PPG sebagai berikut.

A. Persyaratan Peserta Sertifikasi Guru pola PF dan PLPG

1. Guru yang tugasnya di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan guru tersebut belum memiliki sertifikat pendidik.

2. Guru yang diangkat dengan TMT sebelum tanggal 30 Desember 2005

3. Guru yang memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

4. Guru yang memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari perguruan tinggi yang memiliki program studi yang terakreditasi atau minimal memiliki izin penyelenggaraan.

5. Guru yang memiliki status sebagai guru tetap dibuktikan dengan Surat Keputusan sebagai Guru PNS/Guru Tetap (GT). Bagi Guru Tetap bukan PNS yang bertugas di sekolah swasta, SK Pengangkatan dari yayasan minimum 2 tahun berturut-turut. Sedangkan Guru Tetap bukan PNS pada sekolah negeri harus memiliki SK pengangkatan dari pejabat yang berwenang (Bupati/Walikota/Gubernur) minimum 2 tahun berturut-turut.


6. Guru yang masih aktif mengajar dibuktikan dengan memiliki SK pembagian tugas mengajar dari kepala sekolah 2 tahun terakhir.

7. Guru yang sudah memiliki sertifikat pendidik dengan kondisi sebagai berikut.
a. Guru PNS yang sudah dimutasi sebagai tindak lanjut dari Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan Menteri Agama.

b. Guru PNS yang memerlukan penyesuaian sebagai akibat perubahan kurikulum.

8. Pada tanggal 1 Januari 2017 belum memasuki usia 60 tahun.

9. Telah mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) Tahun 2015.

10. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter pemerintah.

11. Guru yang diangkat dalam jabatan pengawas dengan ketentuan diangkat menjadi pengawas satuan pendidikan sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru



B. Persyaratan Peserta Sertifikasi Guru pola SG-PPG

1. Guru di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang belum memiliki sertifikat pendidik.

2. Guru yang diangkat dengan TMT sejak 31 Desember 2005 sampai dengan 31 Desember 2015.

3. Memiliki NUPTK.

4. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari perguruan tinggi yang memiliki program studi yang terakreditasi atau minimal memiliki izin penyelenggaraan.

5. Memiliki status sebagai guru tetap dibuktikan dengan Surat Keputusan sebagai Guru PNS/Guru Tetap (GT)/guru tetap yayasan (GTY).

6. Masih aktif mengajar dibuktikan dengan memiliki SK pembagian tugas mengajar dari kepala sekolah 2 tahun terakhir.

7. Memenuhi skor minimal UKG yang ditetapkan oleh Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG).

8. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter pemerintah.

C. Penetapan Peserta Sertifikasi Guru

1. Ketentuan Umum


a. Semua guru yang memenuhi persyaratan sebagaimana tersebut di atas mempunyai kesempatan yang sama untuk ditetapkan sebagai peserta sertifikasi guru Tahun 2016.

b. Guru yang didiskualifikasi pada sertifikasi tahun 2007-2015 karena pemalsuan dokumen, yang bersangkutan kehilangan hak sebagai peserta PLPG 2016 sesuai Pasal 63 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

c. Guru berkualifikasi akademik S-1/D-IV yang tidak lulus sertifikasi guru dalam jabatan pada tahun sebelumnya dapat langsung menjadi calon peserta sertifikasi guru pola PLPG Tahun 2016 sepanjang yang bersangkutan memenuhi persyaratan sebagai peserta sertifikasi guru tahun 2016.

d. Penetapan peserta dilakukan secara berkeadilan dan transparan melalui on-line system dengan menggunakan Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru (AP2SG). Daftar
bakal calon peserta sertifikasi guru diumumkan oleh Ditjen GTK melalui laman gtk.kemdikbud.go.id.

e. Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota dapat menghapus calon peserta yang sudah tercantum namanya dalam daftar calon peserta Sertifikasi Guru atas persetujuan LPMP dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, yaitu:

  • meninggal dunia;
  • sakit permanen yang menyebabkan tidak dapat melaksanakan tugas sebagai guru;
  • melakukan pelanggaran disiplin;
  • mutasi ke jabatan selain Guru;
  • mutasi ke kabupaten/kota lain;
  • mengajar sebagai guru tetap di Kementerian lain;
  • pensiun;
  • mengundurkan diri dari calon peserta;
  • sudah memiliki sertifikat pendidik baik di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun di Kementerian lain, kecuali sebagaimana yang dijelaskan pada poin persyaratan peserta di atas.
  • dokumen fisik tidak sesuai atau tidak memenuhi persyaratan.
f. Calon peserta sertifikasi guru Tahun 2016 tidak dialihtugaskan pada jabatan lain, baik fungsional maupun struktural.

2. Urutan Prioritas Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2016

Calon peserta sertifikasi guru yang telah memenuhi persyaratan administrasi ditentukan dengan urutan prioritas sebagai berikut.

a. Skor UKG Tahun 2015.

b. Guru yang mengikuti resertifikasi karena perubahan kurikulum (untuk pola PF dan PLPG).

c. Semua guru yang diangkat dalam jabatan pengawas yang memenuhi persyaratan dan belum memiliki sertifikat pendidik (untuk pola PF dan PLPG).

d. Semua guru yang mengajar di daerah perbatasan, terdepan, terluar yang memenuhi persyaratan.

e. Usia guru dihitung berdasarkan tanggal, bulan, dan tahun kelahiran yang tercantum dalam akta kelahiran atau bukti lain yang sah.

f. Masa kerja guru dihitung sejak yang bersangkutan bekerja sebagai guru baik sebagai PNS maupun bukan PNS.

Demikian tentang  Persyaratan Peserta Sertifikasi Guru pola PF/PLPG dan SG-PPG 2016. Semoga bermanfaat.
Artikel Pilihan

Kepada Yth. Pengunjung blog ini, silakan Anda berkomentar baik berupa pertanyaan, memberi solusi atas pertanyaan teman-teman, ataupun menambah informasi sesuai topik yang sedang dibahas di halaman ini.

Terimakasih atas kunjungan Anda. Semoga artikel di blog ini dapat bermanfaat bagi Anda. Jika Anda berkenan, tolong do'akan kami agar senantiasa diberi kesehatan dan rejeki barokah.

Boleh Copas Asal Sopan

Website Pendidikan

Informasi Terbaru Dunia Pendidikan

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top