10/29/2016

Cara Mengatasi Pertengkaran Kakak dan Adik agar Selalu Akur/Rukun

Cara Mengatasi Pertengkaran Kakak dan Adik agar Selalu Akur/Rukun_Keharmonisan dalam keluarga tentunya menjadi impian bagi setiap orang tua, namun perselisihan antara kakak dan adik merupakan hal yang wajar, yang pasti mewarnai kehidupan hampir semua keluarga. Nah berikut ini kami akan membagikan tips bagaimana mengatasi pertengkaran kakak dan adik sehingga mereka selalu akur dan rukun.
Cara Mengatasi Pertengkaran Kakak dan Adik agar Selalu Akur/Rukun

Cara Mengatasi Pertengkaran Kakak dan Adik 

1. Hindari emosi
Ketika menghadapi pertengkaran kakak dan adik, janganlah Anda menggunakan emosi. Emosi justru akan memperkeruh suasana menjadi tegang dan tidak akan menyelesaikan masalah yang ada.

2. Hindari menjadi penonton
Salah satu pemicu pertengkaran antara kakak dan adik adalah untuk mendapatkan perhatian anda. Karena itu, semakin lama Anda menonton pertengkaran mereka, semakin lama pula mereka bertengkar.

Jika itu pertengkaran yang tidak melibatkan fisik maka tinggalkanlah ruangan tersebut dan biarkan mereka menyelesaikan sendiri permasalahan mereka tanpa ada pembelaan atau kecondongan Anda pada salah-satu anak.

Anda sebagai orang tua harus mengetahui mana saat yang tepat untuk ikut campur dan mana saat yang tepat untuk membiarkan mereka menyelesaikan masalahnya sendiri. Percayalah bahwa hal itu nantinya juga bisa lebih menguatkan emosional dan kasih sayang mereka. Mereka akan belajar untuk mengendalikan emosi dan saling memahami antar saudara.

3. Bantu anak mengekspresikan perasaan mereka
Pertengkaran kecil biasanya timbul karena anak mengalami kesulitan dalam mengekspresikan perasaan mereka. Misalnya: seorang kakak tidak ingin meminjamkan mainannya untuk si adik.

Seorang anak biasanya tidak suka apabila barangnya disentuh oleh orang lain, meskipun itu saudaranya sendiri. Pada saat itu, Anda sebagai orang tua harus tanggap, bertindak dan menjelaskan kepada mereka bahwa sebagai kakak dan adik harus saling berbagi. Jika ingin meminjam harus minta izin dulu kepada pemiliknya. Dan sang kakak juga harus diberi pengertian untuk memberi izin kepada adiknya karena suatu saat kalau adik punya mainan, kakak juga boleh pinjam.

4. Jangan memberikan tuduhan tertentu untuk sifat negatif anak
Setiap anak pasti memiliki alasan mengapa mereka melakukan suatu perbuatan. Ajaklah mereka mengobrol untuk mengetahui alasan dibalik perbuatan yang mereka lakukan. Pahamilah mereka.

Jadi jika terjadi pertengkaran berkelanjutan dari kakak dan adik. Lihatlah dari kedua sisi, jangan selalu membela sang adik karena lebih kecil. Damaikanlah mereka dengan memberi sebuah pengertian bahwa saudara itu harus saling mengasihi dan rukun dan Anda sangat senang jika melihat mereka rukun.

5. Dorong mereka untuk bekerja sama
Saat mereka sudah berhasil untuk menyelesaikan permasalahan mereka, ajarakan pada mereka untuk bekerjasama.

Misalnya: Kakak ingin menonton pertandingan sepak bola di tv, sementara adik ingin menonton kartun. Nah disini Anda bisa mengatakan bahwa mereka bisa bergantian untuk menonton acara favorit mereka. Jika pertandingan bola mulai duluan maka mereka bersama-sama nonton sepak bola kemudian saat sponsor di ganti dengan kartun. Pertengkaran kecil pun bisa dikurangi.

6. Buatlah aturan
Anda bisa memberikan aturan pada anak-anak anda. Jika perlu berupa aturan tertulis. Peraturan ini dibuat agar mereka mengingatnya saat mereka bertengkar. Jika mereka bisa memenuhi aturan tersebut maka pujilah mereka dan sebagai gantinya sediakanlah waktu kebersamaan untuk melakukan aktivitas keluarga yang menyenangkan.

Yang perlu Anda ingat sebagai orang tua. Anak sangat mengidolakan orang tua mereka. Apa yang Anda contohkan akan mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka, karena itu Anda harus konsekuen dengan peraturan yang Anda buat.

7. Jangan membandingkan satu sama lain
Setiap anak itu unik. Hendaknya para orang tua tidak membanding-bandingkan anak-anaknya. Hal itu dapat memunculkan rasa cemburu antar saudara dan berujung pada sebuah pertengkaran.

Doronglah dengan pujian pada masing-masing anak anda. Jangan pelit untuk memberikan pujian, reward, atau pelukan saat salah satu dari mereka membanggakan anda. Namun, juga jangan melupakan anak yang lain.

Prestasi anak itu tidak selalu berkutat pada bidang akademik saja. Perbuatan baik, membantu sesama, mampu mengendalikan emosi juga termasuk sebuah prestasi.

8. Sisihkan waktu untuk masing-masing anak
Menikmati kebersamaan dengan semua keluarga adalah hal yang membahagiakan. Oleh karena itu luangkanlah waktu untuk anak anda. Berikanlah waktu tertentu untuk masing-masing anak Anda menikmati kebersamannya dengan anda. Hal ini bisa membuat Anda memahami karakter yang melekat pada masing-masing anak anda.

Misalnya: sediakanlah waktu 30 menit pada hari jumat untuk bermain dengan anak pertama, kemudian sabtunya Anda menyediakan waktu 30 menit untuk membacakan dongeng kepada adeknya sebelum tidur.

Nah itu tadi adalah beberapa tips tentang cara mengatasi pertengkaran kakak dan adik sehingga mereka selalu akur dan rukun. Dengan mempelajari beberapa tips tersebut semoga Anda sebagai orang tua dapat menjadi teladan yang baik dalam membimbing anak-anak anda.Semoga bermanfaat.
Artikel Pilihan

Kepada Yth. Pengunjung blog ini, silakan Anda berkomentar baik berupa pertanyaan, memberi solusi atas pertanyaan teman-teman, ataupun menambah informasi sesuai topik yang sedang dibahas di halaman ini.

Terimakasih atas kunjungan Anda. Semoga artikel di blog ini dapat bermanfaat bagi Anda. Jika Anda berkenan, tolong do'akan kami agar senantiasa diberi kesehatan dan rejeki barokah.

Boleh Copas Asal Sopan

Website Pendidikan

Informasi Terbaru Dunia Pendidikan

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top