Anak Anda Susah Disiplin? Begini Cara Mendidiknya yang Benar

Anak Anda Susah Disiplin? Begini Cara Mendidiknya yang Benar_Disiplin merupakan salah satu sikap yang penting untuk dimiliki setiap orang dalam meraih kesuksesasannya. Tanpa disiplin tidak ada seorangpun yang bisa mencapai kesuksesan yang diinginkan. Sikap disiplin perlu diterapkan kepada Anak sejak usia dini agar bisa menjadi kebiasaan baik yang terus mengakar hingga usia dewasanya kelak. Namun terkadang tidak mudah melakukan itu, tak sedikit para orang tua merasa kesulitan dalam menerapkan sikap disiplin terhadap anak mereka.
Anak Anda Susah Disiplin? Begini Cara Mendidiknya yang Benar

Nah buat Anda yang anaknya juga susah disiplin, berikut ini kami bagikan beberepa tips cara mendidiknya yang benar.

Tips menerapkan kedisiplinan terhadap anak

1. Buatkan Jadwal Aktifitas
Disiplin memang hanya bukan masalah waktu. Arti disiplin yang sesungguhnya adalah mengerjakan apa yang seharusnya dikerjakan. Nah tips yang pertama adalah dengan membuatkan sang anak jadwal aktifitas.  Orang tua bisa membuat jadwal aktifitas anak setiap harinya. Walaupun jadwal aktifitas bertolak ukur pada waktu, akan tetapi jadwal aktifitas dapat membantu anak dalam menerapkan kedisiplinan.

Namun perlu diperhatikan juga dalam mebuat jadwal aktifitas. Jadwal aktifitas yang terlalu padat juga tidak baik untuk anak karena bisa menimbulkan tekanan terhadap anak hingga depresi. Jadi Anda bisa menyelipkan jadwal bebas setiap harinya selama satu jam. Jadwal bebas ini bisa Anda berikan pilihan kepada anak, seperti jadwal bebas bisa digunakan untuk bermain, menonton televisi, membaca komik atau bacaan menghibur lainnya.

Selain itu jadwal bebas ini bisa memberikan ruang kepada anak untuk berekspresi dan menggali potensi anak.

2. Berikan Reward (Penghargaan) dan Punishment (Hukuman)
Setelah anak mempunyai jadwal aktifitas, maka tips yang kedua untuk menerapkan kedisiplinan anak adalah dengan memberikan reward serta punishment.

Reward akan sangat disukai oleh anak dan dengan reward yang diberikan orang tua, sang anak akan merasa senang dalam menerapakan sikap disiplin. Reward yang diberikan bisa setiap hari dalam bentuk ucapan terimakasih karena telah menjadi anak kebanggaan orang tua dan juga pujian bahwa sang anak bisa menjalankan semua tugasnya dengan baik.

Selain reward, perlu juga ditekankan sebuah punishment. Namun punishment yang diterapkan janganlah terlalu menekan karena bisa berdampak buruk pada psikologi anak.

Sebaiknya punishment yang diberikan sudah disepakati di awal saat menentukan jadwal aktifitas. Dengan demikian akan bisa membantu anak dalam menerapkan kedisiplinan.

3. Berikan Contoh yang Baik 
Tips yang ketiga untuk menerapkan kedisiplinan adalah dengan memberikan contoh yang baik dari orang tua. Perilaku orang tua akan sangat dicontoh oleh anak. Maka dari itu, orang tua harus selalu memberikan contoh yang baik dalam bersikap disiplin.

Sebagai contoh jadwal untuk beribadah. Mulailah dari Anda sebagai orangtua untuk beribadah dan mengajak sang anak.

Berbeda lagi jika Anda hanya menyuruh anak untuk beribadah tanpa memberikan contoh, sang anak akan merasa malas untuk mengerjakan salah satu tugasnya tersebut.

Dengan contoh yang baik dari orang tua, kedisiplinan akan mudah untuk diterpakan dalam diri sang anak.

4. Konsisten
Tips selanjutnya untuk menerapkan kedisiplinan terhadap anak adalah dengan konsistensi. Konsistensi sangat perlu ditekankan dari orang tua kepada anak.

Tetap jalankan jadwal aktifitas yang dibuat sesuai kesepakatan, tetap berikan reward dan juga punishment apabila melanggar jadwal. Konsisten tinggi ini akan memudahkan orangtua dalam menerapkan kedisiplinan.

5. Hadapi Semua Perilaku Anak dengan Tenang
Tips yang satu ini digunakan untuk tetap bisa menerapkan kedisiplinan terhadap anak. Kadang kalanya anak mulai bosan dengan jadwal aktifitasnya dan mulai membuat perkara untuk memancing kemarahan orang tua.

Sebagai orang tua yang bijak, Anda harus menghadapinya dengan sikap yang tenang. Karena jika Anda terpancing untuk marah, justru akan membuat sang anak memberontak dan enggan untuk mengikuti perkataan Anda selanjutnya.

Namun dengan bersikap tenang, Anda bisa mengajak berdiskusi dengan sang anak, apa yang menjadi masalah dalam dirinya dan berusahalah dalam mencapai kesepakatan bersama. Dengan sikap demikian, Anda akan tetap bisa mengontrol sang anak meskipun dalam prakteknya anak akan dibuat bahagia karena merasa menang.

Nah tips diatas bisa Anda coba untuk menerapakan kedisiplinan namun dengan tetap menjaga keharmonisan hubungan orang tua dengan anak. Sayangilah anak Anda dengan menerapkan kedisiplinan agar sang anak bisa menjadi pribadi yang lebih baik.

Silakan bagikan artikel ke media sosial lewat tombol share di bawah ini:
Back To Top