7 Cara Agar Tidak Cepat Lapar dan Haus saat Puasa Ramadhan

Cara/Tips Agar Tidak Cepat Lapar dan Haus ketika Berpuasa Ramadhan dan Puasa Sunnah_Sepertinya sudah bukan lagi hal yang baru jika terkadang di sela-sela Anda menjalankan ibadah puasa, Anda merasa lapar dan dahaga. Banyaknya aktifitas, panasnya cuaca, atau beberapa godaan lainnya bisa saja menjadi pemicu untuk Anda agar membatalkan puasa hari itu juga. Di sela-sela godaan lapar dan dahaga yang mendera, Anda berarti dituntut untuk harus lebih bisa memnahan godaannya dengan berbagai cara. Mau tau apa saja caranya? Artikel ini mungkin bisa menawarkan solusinya. Dengan banyaknya godaan, bukan berarti Anda harus membatalkan puasa kan? Jangan sampai. Anda harus kuat menahannya.
Cara Agar Tidak Cepat Lapar dan Haus saat Puasa Ramadhan
Apa yang Harus Anda Lakukan Agar Tahan dari Godaan Lapar dan Dahaga ketika Menjalankan Puasa?, silakan simak Tips Agar Tidak Cepat Lapar dan Haus saat Puasa sebagai berikut.

1. Berniatlah Puasa dengan Ikhlas karena Allah SWT
Niat, adalah hal dasar yang paling krusial yang harus Anda laksanakan sebelum Anda menjalankan ibadah puasa setiap harinya selama bulan puasa. Jangan asal niat saja, berniatlah secara benar dan karena murni hanya untuk beribadah kepada Allah SWT.

Dengan niat yang benar dan tulus, bisa dipastikan Anda akan terhindar dari godaan-godaan yang muncul saat Anda menjalankan ibadah puasa.

2. Hindarilah untuk Mengonsumsi Kafein
Bagi Anda yang gemar sekali mengonsumsi kafein, sebaiknya kurangi dan hindari konsumsinya saat Anda sedang menjalankan ibadah puasa. Atau bahkan Anda bisa juga menghentikan konsumsi kafeinnya saat sedang menjalankan ibadah puasa saja.

Hal ini dikarenakan kafein hanya akan membuat tubuh Anda terhidrasi dan pada akhirnya cepat merasa haus, apalagi jika Anda mengonsumsinya saat sahur. Kafein ternyata juga bahaya bagi Anda penderita maag.

Ganti konsumsi kafein Anda dengan air putih atau jus, bisa juga air kelapa selama menjalankan ibadah puasa agar Anda terhindar dari rasa haus yang berlebih.

3. Penuhi Asupan Glukosa dalam Tubuh Anda saat Berbuka
Berbuka puasa dengan makanan atau minuman yang manis (manisnya sebaiknya yang alami) dapat mencukupi asupan glukosa yang dibutuhkan tubuh Anda agar stamina tubuh kembali puluh setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Hal ini bisa menunjang ibadah puasa Anda pada keesokan harinya serta mencegah tubuh Anda dari rasa lapar dan dahaga yang berlebih.

4. Jangan Sering-sering Melihat Jam
Sering mengecek jam adalah tindakan yang bisa memicu tubuh Anda untuk cenderung merasakan lamanya waktu menjelang berbuka puasa. Memang, siapa sih yang tidak menunggu-nunggu waktu berbuka tiba? Hampir semua orang menunggunya, akan tetapi janganlah terlalu berlebihan apalagi sampai sering-sering mengecek jam untuk memastikan waktu.

5. Jangan mengingat-ingat makanan dan minuman
Mengingat atau mebayangkan makanan dan minuman akan membuat Anda lapar dan haus, Jadi hindarilah hal ini.

6. Isilah Waktu Luang Anda dengan Aktivitas Bermanfaat
Untuk mwnghindari waktu luang Anda yang nantinya hanya akan Anda pergunakan untuk sering melirik ke arah jam, menunggu waktu berbuka puasa tiba, isilah dengan aktivitas positif yang lebih bermanfaat.

Misalnya saja Anda bisa mengisi waktu dengan membaca buku, mengaji, atau mencoba mempraktekkan memasak menu-menu masakan atau camilan untuk variasi menu berbuka dan sahur keluarga Anda.

7. Jangan Terlalu Mepet Bersantap Sahur
Mungkin ada beberapa dari Anda yang sengaja bersantap sahur 15 atau 20 menit mendekati waktu imsyak. Hal ini tentu sangat keliru. Karena dengan mepetnya waktu Anda bersantap sahur, maka semakin cepat pula Anda mengunyah makanan.

Akibatnya tubuh Anda akan merasa cepat lapar daripada mereka-mereka yang menyediakan waktu bersantap sahur lebih lama dibandingkan Anda.

Artikel terkait: Tips Mengatur Pola Makan di Bulan Puasa Ramadhan

Semoga artikel tentang Cara Agar Tidak Mudah Lapar dan Haus saat Puasa ini bisa bermanfaat, dan semoga Anda diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa.

Website Pendidikan Terpadu

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi Komunikasi

 
Home- Daftar Isi - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top