Cara Menjaga Keutuhan NKRI dalam Kehidupan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat

Cara Menjaga Keutuhan NKRI dalam Kehidupan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat_Akhir-akhir ini, bangsa Indonesia diterpa berbagai persoalan, mulai dari isu agama, politik hingga dugaan makar, yaitu tindakan terencana untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Kedepan negara ini akan menghadapi tantangan yang semakin besar. Untuk bisa mengatasi itu, mau tidak mau semua komponen anak bangsa harus bersatu. Tanpa persatuan, negara kita akan kacau dan tentunya akan semakin tertinggal dari kemajuan negara lain. Tugas utama kita sebagai anak bangsa adalah menjaga negara kesatuan republik ini agar tetap utuh aman dan damai. Dan ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut.
Cara Menjaga Keutuhan NKRI dalam Kehidupan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat
Berbagai Cara Menjaga Keutuhan NKRI
Ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk turut serta menjaga keutuhan Negara ini, salah satunya adalah memulainya dari dalam keluarga dan masyarakat terlebih dahulu. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Mencintai Tanah Air dengan Sepenuh Hati
Setiap warga negara diwajibkan untuk membela dan mencintai tanah air. Bentuk mencintai tanah air bisa dilakukan dalam berbagai cara, antara lain:
  • Menjaga keamanan tempat tinggal atau lingkungan.
  • Mengelola kekayaan alam Indonesia serta tidak merusak ekosistem agar kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.
  • Menjaga kelestarian lingkungan agar tidak terjadi pencemaran terhadap lingkungan yang berakibat buruk pada kesehatan masyarakat.
  • Rajin belajar guna menguasai ilmu pengetahuan dari berbagai disiplin untuk diabdikan kepada negara.
2. Menjaga Persatuan dan Kesatuan
Syarat utama keutuhan satu bangsa adalah adanya persatuan antara sesama anak bangsa. Untuk membangun persatuan bisa dilakukan dimanapun kita berada. Intinya, diamana ada interaksi antara sesama maka disitu persatuan harus selalu dibangun. Beberapa contoh bentuk tindakan untuk menjaga persatuan:
  • Membangun relasi antar sesama daerah
  • Membangun relasi kekeluargaan dengan berbagai suku, agama, ras dan golongan
  • Menghindari sikap diskriminasi terhadap asal daerah
  • Mempelajari budaya-budaya daerah lain
  • Menjalin hubungan baik dengan berbagai golongan 
  • Memahami penderitaan orang lain sehingga bisa berbagi
3. Bersedia dan Ikhlas Berkorban
Rela berkorban demi keutuhan NKRI merupakan refresentasi atas kesediaan dan keikhlasan untuk memberikan sesuatu kepada bangsa tanpa mengharap imbalan, meskipun bisa menyebabkan penderitaan bagi diri sendiri. Sikap rela berkorban bisa dilakukan dengan tenaga maupun fikiran.

4. Mempererat Simpul/Tali Budaya
Di era modern ini, globalisasi terus mengalir keseluruh penjuru dunia, melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. Satu hal yang pasti bahwa, globalisasi tidak bisa ditolak. Satu-satunya cara adalah memaksimalkan sisi positifnya dan meminimalkan negatifnya. Jika tidak maka identitas keindonesiaan, seperti budaya bisa punah seketika.

5. Menjaga Kesatuan NKRI
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mejaga keutuhan NKRI:
  • Menciptakan ketahanan nasional. Setiap warga negara berkewajiban menjaga kedaulatan negara dan selalau memperkokoh persatuan
  • Menjaga kebersamaan. Caranya dengan mempertahankan bangsa, bahasa dan tanah air serta bersama-sama mengamalkan pancasila dan UUD 1945
  • Memperkokoh semangat persatuan nusantara. Semangat untuk menciptakan persatuan dan kesatuan kepada segenap komponen bangsa.
  • Mematuhi segala peraturan. Ketaatan pada aturan adalah instrumen utama keutuhan bangsa. Semua pihak harus taat, baik rakyat biasa maupun penguasa. Dimata aturan semua sama. Siapa yang melanggar harus dikenakan sanksi. Jangan malah sebaliknya, rakyat menjadi sasaran aturan. Sedikit saja melanggar sudah babak belur. Penguasa melanggar banyak tapi bebas dari hukuman. 
Demikianlah uraian mengenai cara menjaga keutuhan NKRI dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat. Tentunya ada banyak cara lainnya lagi yang bisa kita lakukan. Intinya, NKRI adalah harga mati, karena itu keutuhannyapun harga mati.

Website Pendidikan Terpadu

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi Komunikasi

 
Home- Daftar Isi - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top